Ceker Lapindo, Pedasnya Nendang!

penampakan ceker lapindo
penampakan ceker lapindo

Bisa bayangkan ditendang ceker ayam? Coba datang dan nikmati sajian ceker lapindo di Warung Ceker Ayam Spesial “Mbak Nik”. Sensasi ceker yang empuk dan kuah panas bertabur irisan cabai membuat rasa pedasnya nendang di mulut.

“Yang belum makan, yang belum makan..”. Sambil membawa baki berisi beberapa porsi ceker dan nasi putih, salah seorang pegawai warung ceker ayam spesial “Mbak Nik” bertanya pada para pelanggan yang pesanannya belum diantar. Itulah pemandangan pertama yang menyambut kedatangan saya di warung yang terletak di jalan dr. Soetomo Sidoarjo itu awal Desember 2013 lalu.

Namanya memang mengingatkan kita dengan luapan lumpur panas di Porong, Sidoarjo, tapi Nanik Handayani, sang pemilik warung ceker ayam ini tidak punya hubungan sama sekali dengan luapan lumpur tersebut. Dia mengaku memakai nama ‘Lapindo’ untuk menu di warungnya karena letaknya sama-sama di Sidoarjo. Selain itu, setiap kali pembeli selesai makan langsung kepedasan sampai kepanasan dan berkeringat. Mirip lumpur lapindo yang panas beruap.

Bagi sebagian orang di Sidoarjo, nama kuliner ceker lapindo sudah sering terdengar. Apalagi dengan banyaknya stasiun televisi yang menyambangi warung ini membuatnya semakin dikenal kalangan penikmat kuliner khususnya penggemar masakan pedas. Lokasinya yang relatif strategis, yaitu di deretan PKL ‘Amigos’, sebelah selatan LP Sidoarjo atau barat alun-alun Sidoarjo membuat warung ini gampang ditemukan.

warung Mbak Nik dari depan
warung Mbak Nik dari depan

Karena penasaran, langsung saja saya memesan menu andalan warung ‘Mbak Nik’, ceker lapindo. Untuk meredam rasa pedasnya, saya pun memesan ceker asam manis. Selain kedua menu itu, tersedia juga tujuh menu lain, yaitu ceker mentega pedas, rica-rica, balajo, gule, mentega, sop dan crispy. Tidak perlu menunggu lama agar pesanan terhidang di hadapan Anda, karena warung ‘Mbak Nik’ mempunyai pegawai lebih dari lima orang dan semuanya sigap mengantar makanan yang Anda pesan.

Begitu pesanan diantar, aroma ceker lapindo panas sudah meruyak hidung. Apalagi tampilannya yang dihiasi potongan cabai berwarna-warni semakin menggoda selera untuk segera mencicipinya. Benar saja, begitu menikmati kuahnya sensasi rasa pedas langsung nendang di mulut, ditambah dengan cabai yang tergigit kian menambah rasa ‘terbakar’ di mulut. Tapi, tekstur cekernya yang empuk memudahkan Anda ketika menandaskan semangkuk ceker super pedas ini.

Meski rasanya benar-benar hot dan sering membuat pelanggannya kapok, nyatanya para pelanggan warung ceker ini yang berdiri sejak 2009 hanya ‘kapok lombok’ dan selalu menyesaki warung ini. Harga yang ditawarkan di warung ini pun relatif terjangkau. Untuk semangkuk ceker lapindo berisi 6-7 buah ceker hanya dihargai Rp 12 ribu, sedangkan menu lain hanya Rp 10 ribu.

Manfaat ceker ayam yang dipajang di warung Mbak Nik
Manfaat ceker ayam yang dipajang di warung Mbak Nik

Warung ini buka mulai pukul 11.30 hingga 21.00. Namun jika Anda berniat datang di akhir pekan saya sarankan untuk datang sebelum petang, karena biasanya masakan warung ‘Mbak Nik’ telah ludes pada jam 18.00. Selain membuka usaha di selatan alun-alun Sidoarjo, warung ceker ayam special ‘Mbak Nik’ juga membuka cabang di jalan Lingkar Barat 1 A (depan SMPN 1 Sidoarjo). Selamat menikmati!

 

 

*Tulisan ini telah dimuat dalam Majalah Wanita Puspa, edisi Januari 2014

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s