Rima Rajut; Bisnis Rajutan yang Menggembirakan

Ikrimah tak pernah menyangka jika hobi merajut yang ia gemari sejak kecil ternyata dapat mengundang rejeki. Hobi merajut yang ia miliki ternyata timbul karena sang ibu, Nurul Hawalaina memiliki hobi tersebut. Karena sering melihat ibunya merajut, lambat laun Ikrimah juga jatuh hati.

“Awalnya rajutan saya dipakai sendiri, teman-teman suka dan banyak yang pesan. Akhirnya dibikin usaha,” ujar sarjana hukum Islam ini menceritakan ihwal bisnisnya.

Perempuan 26 tahun ini sempat bekerja selama sekitar empat tahun. Namun, ia berpikiran lebih baik mengembangkan usaha sendiri daripada mengembangkan bisnis orang lain. Sejak saat itulah ia total mengurusi bisnis rajutannya.

Ikrimah, bersama produk Rima Rajut dan buku cara merajut karya ibunya, Nurul Hawalaina
Ikrimah, bersama produk Rima Rajut dan buku cara merajut karya ibunya, Nurul Hawalaina

Dalam bendera ‘Rima Rajut’, Ikrimah membesarkan usaha yang dibangunnya pada tahun 2012 itu bersama ibunya, Nurul. Tak hanya menjadi pengusaha, Ikrimah juga seringkali menjadi trainer merajut di berbagai daerah. Bahkan saat ini, ibunya telah menulis dua buku tentang merajut, disertai cara dan pola.

Ditemui dalam grand final pemilihan dan pameran Pahlawan Ekonomi tahun 2015 di Balai Kota Surabaya, Ikrimah menunjukkan beberapa produk yang ia buat. Mulai dari bros kecil rajut seharga Rp 2 ribu hingga busana pengantin rajut seharga Rp 5 juta. Dari semua produk rajutan yang ia buat, jilbab menjadi produk unggulan.

Jilbab produk Rima Rajut
Jilbab produk Rima Rajut

Dalam memasarkan produknya, selain mengikuti berbagai pameran, dia juga mempunyai ruang pamer di rumah, dan situs rimarajut.com sebagai media jualan online.

Dengan harga yang relatif terjangkau dan strategi pemasaran seperti itu, Ikrimah telah mampu merambah pasar internasional, salah satunya Hongkong. Saat ini, dirinya mampu meraup omset sekitar Rp 30 juta.

Untuk memenuhi permintaan pelanggan, perempuan bernama lengkap Ikrimah Hakim ini tidak memanfaatkan tetangga di sekitar perumahan tempat tinggalnya karena mempunyai kesibukan sendiri. Ia pun memanfaatkan jasa orang-orang yang pernah dia latih. Karena lokasi mereka banyak yang di luar kota, dia mengirim benang dan kemudian dikirim balik ketika selesai dikerjakan.

Ke depan Ikrimah berharap produknya dapat dikenal lebih luas lagi, sehingga omset yang ia dapatkan pun akan semakin bertambah.

  • Data Usaha :
    Nama Usaha : Rima Rajut
    Pemilik : Ikrimah Hakim dan Nurul Hawalaina
    Alamat : Jl. Kutisari IV / 22 Surabaya 60291
    No. Telepon : 081 5544 66529
    Situs : rimarajut.com

(ulviyatun ni’mah)

 

Note : Tulisan ini telah dipublikasikan dalam Majalah Galeria Dekranasda Provinsi Jatim edisi 26, September – Oktober 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s