Flair Handpainted Cloth ; Baju Lukis nan Manis

Saat ini pakaian berbahan katun dengan berbagai model banyak beredar di pasaran. Jika Anda ingin sedikit berbeda dengan kebanyakan, baju lukis berbahan katun bikinan Handayani Adry layak menjadi pilihan. Dengan bendera bisnis berlabel ‘Flair Handpainted Cloth’, perempuan yang akrab disapa Hani ini menawarkan nuansa berbeda dengan karyanya.

Baju lukis produk Flair Handpainted Cloth
Baju lukis produk Flair Handpainted Cloth

Hani tidak hanya memberi sentuhan lukisan pada barang yang sudah jadi. Ia juga membuat desain untuk baju atau karyanya yang lain, lantas diserahkan kepada penjahit kepercayaannya. Sedangkan untuk cat lukisnya Hani memakai cat impor, dan untuk bahan kain, dia hanya memakai kain katun atau kain sutra karena kedua bahan itulah yang meresap cat dengan baik.

Karena pemilihan kain dan cat yang selektif itulah, kesan manis dan elegan tampak dari baju lukis yang dia jual. Berdasarkan pengamatan Puspa, lukisan yang dilukis di produknya mayoritas berupa bebungaan atau motif feminin lainnya. Selain itu, lukisan tokoh wayang juga tampak di beberapa baju.

hani flair_Fotor 4 hani flair_Fotor 2

Ditemui selepas kegiatan Rapat Koordinasi TP PKK Jatim akhir Desember 2013 di Hotel Utami, Sidoarjo, Hani menceritakan ihwal bisnis yang dirintisnya sejak 10 tahun lalu. Berawal dari kegemarannya melukis, dia mencoba melukis pada baju yang kemudian dijual. Namun, kesibukannya sebagai arsitek membuat melukis baju hanya sebagai pekerjaan sampingan. Pada 2008 dia lantas memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai arsitek dan serius menekuni bisnis lukis baju.

“Kalau gambar rumah ada deadline, tidak selesai dimarahi orang. Akhirnya sama suami tidak boleh kerja ikut orang lagi,” terang Hani.

Bu Hani (kiri)
Bu Hani (kiri)

Selain baju, Hani juga melukis mukenah, jilbab, scarf hingga table cloth. Untuk memasarkan produknya, Hani membuka workshop di Jl. Ngagel Tama Utara IV/15 Surabaya 60283 dan membuat toko online di http://www.flairhandpainted.com. Di samping itu, Hani juga menitipkan barang dagangannya pada Kafe Mirota, Surabaya dan pada teman-temannya yang memiliki toko. Dengan model pemasaran seperti itu, Hani mengatakan omset yang didapatnya lumayan besar.

Bisnis yang ditekuni Hani bukan tanpa kendala. Pasalnya, cat yang dipakai Hani segera berbentuk kenyal seperti karet jika setelah diencerkan tidak segera diaplikasikan. Karena itu, Hani memerlukan waktu luang untuk mengerjakan lukisannya. Selain itu, cat yang gampang meresap ke dalam kain membuat Hani harus melukis ulang.

“Tidak bisa selesai sehari. Hari ini dilukis terus dikeringkan. Besok dilihat lagi bagian mana yang harus dilukis lagi. Makanya di workshop banyak baju yang bergantungan” ujar Hani sambil tertawa.

Disebabkan keterbatasan itu pula, Hani membatasi pesanan produknya paling banyak 20 buah. Di luar itu semua, Hani mengaku menikmati dunianya. Meski tidak keluar rumah, dia bisa mendapatkan penghasilan dan bisa tetap memerhatikan keluarganya. (ulviyatun ni’mah)

  • DATA USAHA:
    Nama usaha : Flair Handpainted Cloth
    Owner : Handayani Adry
    Workshop : Jl. Ngagel Tama Utara IV/15 Surabaya 60283
    No telepon : 031 502 6230, 081 3310 76230
    Situs : http://www.flairhandpainted.com

*Oldies but goodies. Ketemu tulisan lama yang inshaAllah masih relevan hingga saat ini. Tulisan ini pernah dipublikasikan dalam Majalah Wanita Puspa edisi Februari 2014.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s