Wisata Selfie De Mata

edit
Hai..!–Balon udara di De Mata

Beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan dengan berita rusaknya kebun bunga amarilis di Jogjakarta akibat ulah para pengunjung yang selfie dan tak mengindahkan lingkungan. Kabar itu pun menyebar viral. Banyak orang yang membagi kiriman tersebut di dinding masing-masing, sambil mengecam.

Senin, 30 November 2015, Kompas mengangkat hal ini di salah satu beritanya di halaman depan dengan judul Berwisata di Era Selfie. Dalam tulisan tersebut, disebutkan tentang kondisi kebun bunga amarilis milik salah seorang warga Jogjakarta yang rusak diinjak-injak pengunjung. Padahal, bunga ini hanya berbunga sekali dalam setahun menjelang musim hujan.

Kompas juga mewawancarai salah seorang pakar kejiwaan bahwa manusia memang punya kecenderungan untuk ngeksis. Hal ini dimulai sejak dahulu kala, buktinya, banyak orang yang menuliskan catatan perjalanan. Sekarang, saat teknologi fotografi sudah sangat berkembang dan harganya pun relatif bisa dijangkau orang banyak, maka caranya ngeksis adalah lewat foto dan dipamerkan di media sosial.

Karena itulah, โ€˜berwisataโ€™ saat ini mengalami sedikit pergeseran. Jika dulu berfoto hanya menjadi salah satu agenda tambahan saat berwisata, maka saat ini berfoto menjadi agenda utama saat berwisata.

Nah, berbicara tentang wisata selfie atau swafoto, di Surabaya ada tempat bernama De Mata, museum trik mata. Sejujurnya saya tidak tahu sejak kapan tempat ini ada di Surabaya. Tapi yang jelas, sekitar satu bulan lalu, tepatnya 1 November 2015, saya berkunjung ke sana bersama tiga orang teman saya.

Lokasinya ada di Surabaya Town Square (Sutos) Lt. I/73. Kalo udah di Sutos, dari pintu masuk (lobi utama) lurus aja, nanti depan foodmart ada eskalator ke lantai atas. Begitu nyampe di lantai atas, De Mata udah kelihatan banget kok. Tapi daripada bingung nyari, mending tanya ke security aja yah. ๐Ÿ™‚

Begitu nyampe De Mata, saya dan teman-teman membeli tiket masuk seharga Rp 35 ribu rupiah. Harga yang sepadan kok, karena di sini kita bisa berfoto sepuasnya. Mas-mbak pegawai De Mata juga sangat welcome pada pengunjung. Mereka tidak berlalu lalang di area De Mata, jadinya pengunjung bisa bebas berekspresi dan tentunya membuat kita para pengunjung nyaman, tidak merasa terlalu diawasi. Bahkan, ketika saya dan teman saya kesulitan mau foto, mbak pegawainya menawarkan diri buat fotoin.

De Mata bener-bener mengakomodasi hasrat ngeksis para pengunjung. Ada banyak banget gambar yang bisa kita jadikan background foto. Dan gambarnya bukan gambar biasa, melainkan didesain sedemikian rupa sehingga terlihat nyata begitu di foto. Gak percaya? Coba cek ini deh!

Jpeg
Seperti asli ๐Ÿ˜€

Iseng-iseng foto ini saya kirim ke adik saya. Pertamanya dia ngira itu editan. Begitu saya jelaskan itu asli, dia malah nyangka kalo saking panasnya cuaca di Surabaya, tanah depan Balaikota Surabaya sampe pecah-pecah dan mengeluarkan lava. Wkwkwkwk.

Ohya, sekedar saran, sebelum masuk ke sini ada baiknya bawa minum ya. Karena banyaknya tempat buat foto bisa bikin kita capai dan haus. Untungnya saya dan teman-teman beli minum dulu.

Berkunjung ke tempat ini juga bisa bikin kita lupa waktu. Saya, pertama dateng jam 13.00, tahu-tahu udah jam 16.00 aja. Wkwkwkwk. Lama banget. Tiga jam Cuma buat foto-foto doang. Makanya, pas keluar dari sini, kami berempat jadi lemes semua. Capek dan laper jadi satu. Ya iyalah orang sampe tiga jam. ๐Ÿ˜€

Mungkin kalo di dalem museum ini dilengkapi dengan kafe, kamar mandi, dan mushola, saya dan temen-temen bakalan pulang sampe malem. Soalnya, De Mata bukanya sampe jam 12 malem.

Beberapa minggu habis dari sana, saya dikasih tahu temen kalo De Mata bikin kontes instagram, foto bareng superhero. Saya dan teman-teman pun mengirim foto-foto kami. Tapi gak taunya, saya yang kepilih jadi pemenangnya. Alhamdulillah.

de mata 2
Foto yang saya ikutkan kontes. ๐Ÿ™‚

Dan ini hadiahnya..!

de mata
Dapat kaos dan gift voucher masuk De Mata. Alhamdulillah. ๐Ÿ™‚

Selain di Surabaya, De Mata juga ada di Jogjakarta. Bahkan, kalo di Jogjakarta juga ada De Arca. Cek website-nya yak!

Oke, sekian ulasan dari saya. Sampai ketemu di otewe-otewe berikutnya. See ya! ๐Ÿ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s