Berusaha Ada Saat Dibutuhkan

Sebelumnya..

Menjadi orangtua tunggal membuat beban Lakah bertambah. Ia diharuskan menjadi figur ayah yang menopang perekonomian keluarga, sekaligus menjadi ibu yang mendampingi perkembangan buah hati. Menyiasati hal itu, Lakah selalu berusaha ada saat dibutuhkan kedua putranya. Utamanya, saat mereka hendak berangkat sekolah. Bahkan, saat ia berkegiatan di luar kota dan selesai sampai malam, saat itu pula dia pulang ke rumah.

IMG_20160615_143011[1]

“Prinsip saya, pagi saya harus di rumah untuk menyiapkan anak-anak sekolah. Saya tidak bisa bahagiakan mereka, masak saya tinggal terus. Anak ‘kan titipan,” tutur Lakah yang menyadari masih memiliki banyak kekurangan dalam membina keluarga dan masyarakat. Kini, anak sulungnya telah bekerja di luar kota, dan anak keduanya telah duduk di bangku SMP.

Lakah juga menyadari profesi yang digelutinya mempunyai risiko besar. Jika ada sedikit saja yang meleset, ia pasti akan jadi sorotan. Ia pun berusaha membina keluarganya dengan baik. Namun, jika memang bersalah dia akan bersikap fair dan mengakui kesalahannya. Cobaan juga kerap datang dari omongan orang. Meski pada awalnya sempat sakit hati, namun kini ia memilih tidak menghiraukannya.

IMG_20160615_143007[1]
Menerima piala dari Bu Risma, Walikota Surabaya
Ia juga selalu berupaya memberi contoh kepada masyarakat. Untuk penghijauan, misalnya, Lakah menanami sepetak tanah di depan rumahnya dengan beraneka tanaman yang bermanfaat. Setidaknya ada 10 macam toga yang ia tanam. Mulai tanaman insulin, jintan, cincau, hingga buah markisa.

IMG_20160615_143014[1]
Juara Pro Poor award Kota Surabaya 2016
Kiprah Lakah di masyarakat ternyata juga sempat dilirik beberapa partai politik. Ia pernah dipinang sebagai calon legislatif, namun ia mengaku takut dengan dunia politik. “Politik itu jahat. Enak kayak gini saja. Berteman dengan orang miskin yang hatinya tulus,” ujarnya dengan logat Suroboyoan yang khas. (ulviyatun ni’mah)

Biodata :

Nama lengkap : Fatlakah

TTL                    : Surabaya, 14 Agustus 1972

Suami              : Erwan Effendi (alm)

Putra               :

  1. Bintang Akbar Zhakawali
  2. Satria Akmal Zhakawali

Aktivitas          :

  • KPM Kelurahan Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya
  • Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kel. Kali Rungkut
  • Fasilitator Kelurahan Kali Rungkut
  • Ketua APPI (Aliansi Pita Putih Indonesia) Kecamatan Rungkut
  • Bunda PAUD dan Ketua PPT RW 14 Kel. Kali Rungkut
  • Anggota PKK RW, kelurahan, dan kecamatan
  • Pembina KSM Bank Sampah Sakura Mas
  • Pendamping KSM Sulam Pita Sakura Mas
  • Pendamping KSM Daur Ulang Sakura Mas

Prestasi           :

  • Juara II KPM Berprestasi Provinsi Jatim (2015)
  • Juara I KPM Berprestasi Kota Surabaya (2015)
  • Juara II lomba daur ulang tingkat Kota Surabaya
  • Juara lomba logo pos curhat Kota Surabaya
  • Juara Harapan II KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) tingkat Kota Surabaya
  • Juara Harapan II lomba puisi
  • dan lain-lain
Iklan

3 thoughts on “Berusaha Ada Saat Dibutuhkan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s